TRAGIZZZZZ !! DI HARI ULANG TAHUNNYA WANITA CANTIK INI DI KASIH KEJUTAN , MALAH KEMATIAN YANG DI DAPAT , APA YANG DI LAKUKAN TEMAN- TEMANNYA MENGEJUTKAN

63
SHARE

Anak muda jaman sekarang ini merayakan lagi th. tidak dibutuhkan lagi dengan hal yang sifatnya hura-hura. 111

 

Sandy dengan kata lain Gepeng (21) yaitu korban dari perilaku iseng beberapa rekannya. Senin 26 September 2016 yaitu hari lagi tahunnya. Sandy yaitu seseorang warga Lengkong Wetan Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pas jam 00. 04 WIB, pekerja satu tempat futsal di Tangsel peroleh kejutan dari sebagian rekannya.

 

Dia diikat di satu tiang listrik yang tetap masih jadi ruang tempat kerjanya. Dalam posisi itu beberapa rekannya merayakan bertambahnya usia Sandy dengan menyiraminya dengan air. Tidak diduga, Sandy selekasnya kejang-kejang. Pernah dibawa ke Rumah Sakit Eka Bumi Serpong Damai (BSD) namun nyawanya tidak tertolong.
Terakhir di ketahui pemicunya yaitu unsur kelalaian. Ada kabel listrik yang mengelupas pada tiang listrik itu. Itu karena terserang pisau pemotong rumput. Petugas futsal yang lain pernah mematikan panel listrik namun arus listrik yang masuk sudah lewat batas ketahanan tubuh Sandy. Miris, setelah itu Sandy meninggal dunia dunia dunia.
Sosiolog dari Kampus Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Musni Umar mengemukakan jika beberapa orang harus mengambil pelajaran dari peristiwa ini. Bermacam pihak dari mulai orang-tua di rumah, guru di sekolah, maupun pemerintah terlebih di tingkat RT atau kelurahan harus turut ambil sisi dalam mengontrol sehari-harinya generasi muda.

 

” Mungkin saja saja saja saja itu satu bentuk penghormatan pada yang tengah lagi th.. namun tidak ada disadari mengakibatkan bencana. Beberapa pemuda mempunyai kesolidan, tetapi terkadang tidak dipraktikkan lewat langkah positif, ” kata Musni Umar waktu dihubungi brilio. net, Rabu (28/9).

 

Musni mengimbau pada anak-anak muda supaya merayakan lagi th. tidaklah begitu berlebihan. Perayaan lagi th. dengan tipe mengerjai rekanan itu dinilainya minim pemaknaan dan condong berbentuk hura-hura. Sedikitnya ada tiga hal paling penting sebagai tawarannya.

” Pertama, merayakannya cukup dirumah, bagus apabila diadakan doa bersamaan dan ceramah. Ke-2, didampingi oleh orang-tua. Bapak dan ibu bisa mengevaluasi apa yang telah diakukan dan berikanlah arahan apa yang akan diakukan ke depan. Ketiga, ada keterlibatan pihak pemerintah umpamanya RT, RW. atau kelurahan. Dapatkah dihadirkan motivator. Anak muda umumnya kehilangan harapan dan arah saat peroleh masalah hidup, ” katanya.