Tragedi Maut, Avanza Tercebur Renggut Nyawa Satu Keluarga, Liburan Sukacita Berubah Dukacita

172
SHARE

LIBURAN penuh sukacita mendadak berubah dukacita. Perjalanan penuh tawa menuju rumah paman seketika menjadi duka nestapa. Mobil Toyota Avanza yang dikemudikan Lamsir Banjarnahor hilang kendali saat menikung di jalanan sempit, tikungan serta kondisi jalanan yang rusak. 

Mobil menghantam beram jalan yang tak terlihat karena tergenang air hujan yang begitu deras. Nyungsep ke kolam sedalam 5 meter. Pengemudi termasuk delapan penumpang tewas.

Siapa nyana, keseluruhan penumpang ternyata satu keluarga. Keluarga besar Banjarnahor. Lamsir yang turut membawa serta istri dan anak-anaknya turut menghadap Sang Khalik. Pilu kian sembilu. Berikut rangkuman peristiwanya yang disajikan Tribun-Medan.com menilik atensi besar pembaca/ netizen atas peristiwa ini.

Kecelakaan lalu lintas di Sidikalang
Mobil dan jenazah korban kecelakaan lalu lintas saat divakuasi dari gorong-gorong di jalan umum Medan-Sidikalang, Sumbul, Dairi, Sumatera Utara, Senin (2/1/2016). (Tribun-Medan.com/ Joseph Ginting/ HO)

TRIBUN-MEDAN.com –  Tragedi tewasnya satu keluarga dalam kecelakaan lalu lintas membikin netizen bersedih. Dinding Facebooknya pun dibanjiri ucapan turut berdukacita.

Kecelakaan merenggut sembilan nyawa di Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Senin (2/1/2016).

Sang pengemudi Lamsir Banjarnahor (32) mengunggah status terakhirnya yang membuat netizen bersedih. Bahkan Lamsir dengan nama akun Facebook Lamsir Namora. Inilah unggahan status terakhirnya. Hingga berita ini diturunkan statusnya mendapat 32 kali dibagikan dengan 152 emoji dan 82 komentar netizen.

“Welcome 2017″First trip.. Next trip.. To be continue..

Berikut ucapan duka dari netizen

Citra Ramayani Ya Allah… Abang kakak adek fani adek zoya selamat jalan ya sayang…

Dewi Meilina Manik Kak cit, kita tunggu kabarnya yah kak… 🙁 dengar kabar masih ada yg selamat kak…

Ara Sitorus Selamat jalan anakku dan parumaenku ,cucuku fani ,tenanglah disisinya

Dewi Meilina Manik Oya… kok oya tinggalkan tante nak…. vany… siapa lagi yg tante cium… aiijh Tuhan, ga terkatakan lagi gimana hatiku liat pak lamsir, kk endang dan adek adekku ini…

Tumpal Purba kebersamaan kita apara menjadi kenangan terindah buat ku selamat jalan aparaku semoga kau tenang disisi tuhan amin….

Budiman Hidayat innalillahi wainnalillahi rozzii
un….. selamat jln shabatku semoga ditempatkan ditempat yang sabaik baiknya di sisi Nya ….aamiin ya robbal alamin……

Delpi M Siagian Walau tak kenal,tp rasanya ingin menangis membaca berita ini,semoga keluarga yg ditinggalkan bisa tabah.tuhan yesus mmberkati

Loden Siboro Turut berduka cita yang sedalam dalamnya atas musibah kecelakaan yang menimpah keluarga ini, smoga arwahnya diterima disisi bapa di surga dan diberikan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkannya.

Lamsir Namora
Foto terakhir yang diunggah Lamsir Namora, korban kecelakaan di Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Senin (2/1/2016). Lamsir bersama istri dan anaknya tewas dalam kecelakaan maut tersebut. (Facebook)

Liburan Tahun Baru ke Rumah Tulang

Mobil pribadi dengan nomor polisi  BK 1568 KM yang dikemudikan Lamsir memboyong 11 penumpang. Tiga di antaranya selamat dari tragedi maut ini.

Ketiga korban selamat adalah Elprida Tamba (ibu Lamsir Banjarnahor si pengemudi), Herlina Banjarnahor serta Dosma Banjarnahor.

Herlina Banjarnahor bilang rombongan keluarga itu hendak merayakan Tahun Baru di rumah paman.

“Kami semua mau bertahun baru ke rumah Tulang (paman) yang tinggal di Desa Tualang, Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Kabupaten Dairi. Kami berangkat pagi hari,” katanya.

Namun tak dinyana, saat tiba di Desa Tanjung Beringin, hujan turun sangat lebat.

Imbasnya, pembatas jalan sebelah kiri pun sudah tidak terlihat akibat digenangi air.

“Mobil terperosok dan langsung terbalik ke dalam kolam tersebut. Kejadiannya spontan begitu saja,” sebutnya.

Kronologi Kecelakaan Maut

Kecelakaan lalu lintas di jalan umum Medan-Sidikalang di Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Sumbul, Sidikalang, Dairi, merenggut nyawa sembilan korban jiwa pada Senin (2/2/2017). Ada penumpang yang hidup, namun terkait identitasnya masih dalam tahap konfirmasi.

Peristiwa itu terjadi karena satu unit Toyota Avanza masuk gorong-gorong sekitar pukul 16.00 WIB

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Rina Sari Ginting mengatakan peristiwa memilukan tersebut terjadi saat Lamsir Banjarnahor (32) warga Tanjungmorawa, mengendarai kendaraan tersebut menuju Sidikalang dengan kecepatan tinggi.

Kondisi jalan yang sempit dan menikung serta aspal jalan yang rusak membuat kendaraan tersebut tidak mampu berhenti secara sempurna.

Alhasil, mobil menghantam beram jalan lalu terbalik

“Akhirnya mobil masuk ke dalam gorong-gorong yang memiliki kedalaman lima meter dari permukaan jalan,” katanya, Selasa (3/2/2017).

Akibat kejadian itu, pengemudi mobil langsung tewas di tempat, delapan penumpang juga turut mengembuskan nafas terakhir.

Nama penumpang di antaranya, Joya Banjarnahor (9 bulan), Ardino Banjarnahor (13), Yesi Banjarnahor (13), Renwenti Banjarnahor (12), Pranata Banjarnahor (4), Fani Banjarnahor (5),  Furida Turnip (30) Endang (35).

Sedangkan penumpang yang selamat adalah Herlina Banjarnahor (18) Dona Ria Banjarnahor (15), Elfrida Tamba (46).

Rina mengatakan sekitar pukul 01.30 WIB, ke sembilan jenazah telah diserahkan oleh Kapolres Dairi AKBP Kobul Syahrin Ritonga kepada ahli waris korban Darwin Banjarnahor untuk dibawa ke rumah duka di Desa Bakara, Kabupaten Humbahas.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dit lantas Polda dan rencananya tim TAA Sitlantas yang akan dipimpin oleh Kasubdit Gakkum,” katanya.

Polisi melakukan evakuasi mobil dan jenazah para korban tewas.(*)

Detik-detik evakuasi korban

Proses evakuasi mobil dan jenazah pun diunggah akun Tommy Andika lewat video amatir. Begini posting-an Tommy Andika.

Detik-detik evakuasi korban

Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) menewaskan 9 orang terjadi di Jalan Medan-Sidikalang, Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, Senin (2/1/2017) sekira pukul 16.15 WIB.

Satu unit mobil Avanza warna hitam nomor polisi (nopol) BK 1568 KM terjatuh masuk ke kolam di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP)

Semoga Keluarga Tabah, dan Korban Jiwa terima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa.

Semoga menjadi pelajaran kita semua, Agar selalu berhati hati dalam berkendara. dan Selalu berdoa agar diberikan keselamatan oleh Tuhan Maha Kuasa Allah SWT. Aamiin.

Status dan video amatir ini sudah ditayangkan 772 kali.

Video ini pun mendapat komentar netizen

Fai Sormin Turut berduka..
Tp yg heran ny ko ‘ ad kolam begitu dlm dkt jln ditengah perkampungan lg..
Ap g ad perhatian pemerintah setempat..

Syahrial Nasution Begitu nyemplung baik nya… Lompat berenang tokok kacanya supaya pecah.. Kok gak ada yg berani ya.. Kok lambat.. Tapi ialah kalau takdir yg datang. Gak bisa berbuat apa apa kita.

Bidadary Salsa Bila Innalillahi wainailahi roziun smga amal ibadahy dtrima dsisi allah…n smga kluarga yg dtigalkn dbri ketabahan…amiin

Ratih Puspa Nusanti Astaghfirullahaladziim ..innalillahi wainna ilaihi rojiuun..turut berduka cita

Selamathudzaifah Innalillahi wainnailaihi roji’un..

Chintia Nur Semoga semua yang meninggal husnul khatimah amin.(*)