Grebek Hotel, Polisi Temukan Dua Gadis Muda Sedang ‘B3rhubung4n’ Dengan Pria di Buleleng

88
SHARE

grebek-hotel-polisi-temukan-dua-gadis-muda-sedang-b3rhubung4n-dengan-pria-di-buleleng-0

Seorang pria berinisial NR (24) asal Desa Tinga-tinga, Kecamatan Gerokgak, Buleleng ditangkappolisi di sebuah rumah makan Jalan Raya Singaraja-Seririt, Desa Temukus, Kecamatan Banjar, Buleleng, Jumat (20/5/2016).

NR diduga sebagai mucikari dua perempuan muda.

Kasatreskrim Polres Buleleng, AKP Ricky Fadliansyah mengatakan, ketika itu sekitar pukul 20.00 Wita polisimengamankan dua perempuan di sebuah kamar hotel saat berkencan bersama seorang pria.

Perempuan itu berinisial KAA (21) asal Kelurahan/Kecamatan Seririt, Buleleng dan LSSD (21) asal Desa Bubunan, Kecamatan Seririt, Buleleng.

Keduanya mengaku diminta NR untuk melayani nafsu pria pelanggannya di kamar hotel setelah dikenalkan.

Dari telepon seluler keduanya, polisi dapat melacak keberadaan NR dan menangkapnya.

Kepada polisi, NR mengaku menawarkan perempuan-perempuan kepada setiap tamu pria hotel melalui pesan singkat.

Transaksi dilakukan setelah calon pelanggan merasa tertarik dengan foto perempuan yang ditawarkan.

“Kita amankan dari handphone korban dua orang wanita kemudian dari handphone itu kita temukan mucikari yang memesan korban. Kalau dari korban tidak ada pemaksaan untuk melakukan itu,” ujar Ricky, Rabu (25/5/2016).

Tarif sekali kencan dengan perempuan yang ditawarkan NR senilai Rp 500 ribu dengan sistem short time.

Hasil yang didapatkan dari setiap berkencan itu dibagi antara perempuan dengan NR.

“Modusnya ada seseorang yang memesan pada saat melakukan hubungan dilakukan penangkapan terhadap mucikarinya yang sudah menerima uang hasil dari korban,” ungkapnya.

Kini polisi masih memeriksa dua perempuan sebagai saksi dan telah menahan NR.

Namun polisi masih belum menentukan pasal yang akan dikenakan terhadap mucikari tersebut.

“Dari sms diduga ada mucikari yang melakukan penjualan perempuan semacam prostitusi. Kemudian dari situ kita lakukan pemeriksaan-pemeriksaan dan masih kita koordinasikan dengan kejaksaan untuk penerapan pasal yang tepat untuk kita kenakan,” pungkasnya.

SHARE